Gadget Asesories

Kamis, 03/08/2017

Minim Akses, Tim Nusantara Sehat Diharap Bawa Perubahan di Papua

Minim Akses, Tim Nusantara Sehat Diharap Bawa Perubahan di Papua

Rr. Anne Marie Heidija

Editor : Rr. Anne Marie Heidija


Dibaca 219 kali

Jayapura, Papua. Sebanyak 34 tenaga kesehatan muda dari Tim Nusantara Sehat Kementerian Kesehatan tiba di tanah Papua, Jumat (3/6/2016). Tim akan mengabdi selama dua tahun di puskesmas dengan misi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di daerah pinggiran.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua drg Aloysius Giyai, MKes, mengatakan kedatangan tim Nusantara Sehat sangat diterima oleh daerah. Distribusi tenaga kesehatan di Papua selama ini masih belum memadai sehingga dengan hadirnya tim diharap masyarakat yang selama ini benar-benar belum terjangkau dapat mendapatkan pelayanan kesehatan yang dibutuhkan.

“Ini menurut saya suatu kemajuan yang sangat berarti. Agama apapun mengajarkan kita untuk berpihak ke yang kecil, kaum duafa, wong cilik, yang lemah, yang sakit. Ini amanah untuk Tuhan menyelamatkan saudara-saudara kita,” kata drg Aloysius saat menyambut tim di Kantor Dinas Kesehatan Provinsi, Jayapura, Jumat (3/6/2016).

Penyakit menular seperti malaria, kusta, dan filariasis disebut drg Aloysius masih endemis di Papua. Selain itu karena Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) belum diterapkan dengan baik oleh masyarakat ancaman diare dengan angka kematian ibu dan bayi juga tinggi.

Hal yang akan menjadi tantangan tim nantinya disebut drg Aloysius terutama adalah masalah akses. Pada tujuh puskesmas yang nantinya menjadi tempat praktik, beberapa di antaranya masih minim fasilitas dan infrastruktur.
“Kalau di Jawa mereka katakan jauh itu satu kilometer, di sini bisa 80 kilometer, 50 kilometer tantangan medannya. Cakupan pelayanan di sini rendah semua sehingga saya harap pada punya semangat untuk membuat terobosan sesuai profesinya masing-masing,” lanjut drg Aloysius.

“Harapan kami tim pergi ini ada perubahan. Ada sesuatu berubah biar itu kecil tapi berarti untuk peradaban daerah-daerah yang belum terjamah,” pungkasnya.

Tim Nusantara Sehat yang bertugas di Papua dilaporkan terdiri dari tenaga profesional dokter, kesehatan lingkungan, farmasi, perawat, bidan, analis, gizi, dan kesehatan masyarakat.



BACA JUGA



BERITA TERKAIT