Mall dan Toko Online

Senin, 11/09/2017

Inilah Manfaat dan Efek Samping Donor Darah

Inilah Manfaat dan Efek Samping Donor Darah

Rr. Anne Marie Heidija

Editor : Rr. Anne Marie Heidija


Dibaca 142 kali

Jakarta. Apakah kamu pernah melakukan donor darah? Buat kamu yang sudah pernah melakukannya, pasti ada yang merasakan efek samping donor darah seperti mata berkunang-kunang, mual, pusing, dan melayang.

Itu adalah beberapa efek samping donor darah yang sering terjadi. Tapi apakah hanya itu saja efek samping donor darah? Apakah efek samping donor darah yang ditimbulkan itu berbahaya? Bagi kamu yang berencana untuk mendonorkan darahnya, ada baiknya mengetahui manfaat dan efek samping donor darah sebelum melakukannya.

Manfaat Donor Darah

1.  Membantu Menyelamatkan Nyawa
Sudah jelas jika tujuan dari mendonorkan darah untuk menyelamatkan nyawa orang lain. Darah yang telah didonorkan bisa diberikan pada orang  yang membutuhkan pertolongan seperti korban kecelakaan, pengidap kanker atau kelainan darah, bayi baru lahir dengan kondisi medis tertentu, dan orang yang menjalani operasi besar. 

2.  Menjaga Kesehatan Jantung & Membuat Darah Mengalir lebih Lancar
Dengan kamu mendonorkan darah bisa membantu memperlancar aliran darah hingga menghindari penyumbatan arteri. Ada penelitian yang mengatakan jika rutin mendonorkan darah bisa menurunkan risiko terkena serangan jantung sampai 88%. Serta membuat tubuh kamu jarang terkena sakit dan terhindar dari kanker, stroke, dan serangan jantung. Dengan rutin melakukan donor darah membuat kadar zat besi dalam darah menjadi normal.

3.  Meningkatkan Produksi Sel Darah Merah
Manfaat donor darah juga meningkatkan produksi sel darah merah. Karena saat melakukan donor, sel darah merah akan berkurang. Sumsum tulang belakang pun akan segera memproduksi sel darah merah baru untuk menggantikan yang hilang. Dengan rutin melakukan donor darah menjadikan tubuh kamu menstimulasi pembentukan darah baru yang segar.

4.  Memperpanjang Usia
Melakukan donor darah bukan hanya bermanfaat bagi kesehatan fisik, tapi batin kamu juga bisa menerima manfaatnya. Ada penelitian yang mengatakan berbuat baik bisa membuat kamu hidup lebih lama. Umur orang yang suka menolong dan tidak mementingkan diri sendiri akan bertambah empat tahun. 

5.  Dapat Mengetahui Kondisi Kesehatan
Biasanya sebelum melakukan donor darah, tekanan darah, suhu tubuh, nadi, dan kadar hemoglobin kamu akan diperiksa. Setelah proses donor darah selesai dilakukan, darah kamu akan segera dikirim ke laboratorium untuk menjalani 13 tes yang berbeda. Bila di dalam darah ada yang salah, kamu akan segera diberitahu.

Efek Samping Donor Darah
Pada umumnya donor darah sangat aman dan tidak berbahaya bagi tubuh. Tapi terkadang ada orang yang merasakan efek samping donor darah seperti terdapat memar di daerah bekas suntikan untuk pengambilan darah, pusing, dan pingsan serta nyeri pada lengan bekas suntikan. Efek samping donor darah yang berat hingga memerlukan perawatan medis sangat jarang.

Jika kondisi dari efek samping donor darah masih bersifat ringan, bisa diatasi dengan beristirahat, mengonsumsi air putih yang cukup yakni minimal 2 liter per hari, makan makanan bernutrisi misalnya ayam, daging, telur, buah, dan sayuran hijau untuk mengembalikan stamina.

Apabila efek samping donor darah tidak kunjung berakhir dalam tiga hari kedepan. Ada baiknya kamu berbicara dengan dokter.



BACA JUGA



BERITA TERKAIT